Muller Sebut Vidal Sebagai Sebab Kekalahan Bayern

Muller Sebut Vidal Sebagai Sebab Kekalahan Bayern

Muller Sebut Vidal Sebagai Sebab Kekalahan Bayern

Kartu merah yang diberikan kepada Arturo Vidal dianggap oleh seorang Thomas Muller jadi titik balik permainan Bayern Munchen. Pasca perihal tersebut, Bayern pun kehilangan kendali atas Real Madrid. Vidal mendapatkan kartu merah [kartu kuning kedua] di menit 84 terhadap laga di Santiago Bernabeu, Rabu (19/4) dini hari WIB. Ia dinilai menghentikan laju Marcos Asensio. Saat itu, Bayern sedang mendominasi laga dan unggul bersama dengan skor 2-1 atas Real Madrid.

Muller Sebut Vidal Sebagai Sebab Kekalahan Bayern

Bayern pun kehilangan dominasinya pasca insiden tersebut. Tim asuhan Carlo Ancelotti lebih-lebih perlu kebobolan tiga gol waktu laga dilanjutkan di babak tambahan waktu. Wakil Jerman pada akhirnya perlu menyerah 4-2 atau secara agregat kalah 6-3 atas Madrid. Kami didalam kondisi yang baik secara mental sesudah unggul 2-1 dan masih punya 11 pemain di lapangan. Tapi, sesudah itu wasit mengambil alih angin yang sedang berada di layar kami. Anda tidak sanggup pulang ke rumah dan berbicara ‘hal ini biasa terjadi’ sesudah perihal tersebut, ungkap Muller.

Muller menilai bahwa Vidal tidak haru mendapatkan kartu merah. Ia percaya bahwa pemain asal Chile selanjutnya tidak jalankan pelanggaran kepada Asensio. Namun, Muller mengakui bahwa Vidal sebenarnya layak untuk diganjar kartu kuning atas pelanggaran yang ia bikin di babak pertama. Arturo Vidak kemungkinan sebenarnya benar jalankan pelanggaran terhadap peristiwa sebelumnya, tetapi itu perihal yang udah memahami tidak terhadap kondisi dimana ia mendapatkan kartu kuning kedua, tutup Muller.Penyerang Bayern Munchen Thomas Muller sepertinya masih geram bersama dengan keputusan wasit terhadap laga timnya melawan Real Madrid. Muller menyebut bahwa terhadap laga itu Bayern bermain bersama dengan 10 pemain dan Madrid bersama dengan 14 pemain.

Bayern perlu menyudahi laju mereka di Liga Champions. Hal ini menyusul kekalahan bersama dengan skor 4-2 yang diderita waktu bertandang ke Santiago Bernabeu terhadap leg kedua. Bayern kalah secara agregat 6-3 sebab terhadap leg pertama terhitung menyerah bersama dengan skor 2-1. Atas hasil yang terjadi di Bernabeu, Muller mengecam kinerja wasit yang dinilainya banyak beruntung Madrid. Dari beberapa kejadian, Muller menunjuk gol ke dua Cristiano Ronaldo sebagai bentuk berasal dari kesalahan kinerja sang pengadil lapangan.

Jika Anda melihat lagi bagaimana perihal itu terjadi, memahami bahwa itu amat sulit sebab kami 10 pemain perlu melawan 14 orang. Saat kedudukan 2-2 kondisinya amat buruk, asisten wasit punya pandangan yang jelas, ulas Muller. Itu [gol ke dua Madrid] membunuh kami, tegasnya.Setelah kebobolan gol kedua, Bayern sebenarnya seperti kehilangan tenaga. Hasilnya, terhadap sisa pertandingan gawang Manuel Neuer perlu mau lagi dibobol dua gol tambahan oleh para pemain Madrid.

Baca Juga : Chicharito, Apapun Bisa Terjadi di Real Madrid vs Bayern Munchen

Meski menyalahkan wasit, Muller terhitung tidak memungkiri bahwa Bayern sebenarnya tidak bermain bersama dengan baik. Kami tidak bermain didalam kinerja yang sempurna. Tapi kami bertindak seperti seperti seorang laki-laki waktu berada di atas lapangan. Itulah yang terjadi waktu Anda melihat apa yang kami jalankan bersama dengan langkah main kami, tutup pemain internasional Jerman ini.

Kasino303